semua terasa benar
yang mampu membahagiakanmu saat sedih
tidak peduli bagaimana hal itu dapat saja
membuat yang lain ganti bersedih
asal senang bisa berpindah
semua terasa benar
dan sendirikah?
siapa lagi yang mampu rasa
tuhan terlalu jauh
teman terlalu tak butuh
jika pun bisa
setiap oran tidak mau
menelan kebimbangan dan kesedihan sendirian
tapi saat sendiri,
ini untuk apa?
untuk apa lagi?
berkata-kata tidak mampu mengubah semua
kecurigaan telanjur menodai ketulusan
dan keinginan pupus dari harapan
yang disandar bahkan ingkar
dan masih tetap sendirikah?
tanpa tuhan?
semua ini terasa semakin benar
bahwa semua tidak lebih sebatas sepi dan menyayat
bisa begitu mereka benar-benar hidup?
di antara kepungan kesebatangkaraan?
berjalan dengan menuntun diri sendiri
mencoba merangkak
tidak lagi sanggup jatuh
rapuh dan teguh dalam satu langkah sekaligus.
nenek itu hadir lagi.
tanpa mengenalnya terkadang aku yakin
orang-orang yang sendirian itulah malaikat.
yang menelan keputusasaan sendirian.
hanya berharap keadilan pada tuhan.
masih saja tanpa sandaran.
Thursday, March 21, 2013
Subscribe to:
Post Comments (Atom)



0 comments:
Post a Comment