Kadang, bahasa tidak dapat mewakili segalanya
Rasa tidak selalu mampu bersuara dalam kata
Waktu tidak selalu dapat bersua dalam rima
Kadang, diam yang membelenggu
Lebih mahir menciptakan ikatan
Daripada kata-kata yang sarat pujian
Rinduku yang terlalu dalam
Tidak akan pernah cukup aku utarakan
Sedangkan perjuanganmu yang terlampau hebat
Mungkin tidak akan setara dengan waktu yang mampu kau berikan
Rasa dalam waktu dan bahasa
Menciptakan pendar-pendar jingga
Mereka tumbuh menjadi pola
Hingga suatu saat aku sendiri tahu
Bahwa kau yang membuktikan
Bahwa cinta kita bukan sekedar hal-hal yang mampu dicerna dan dimakna
Semua hal yang kau lakukan memberikan kesaksian
Mereka bilang bahwa sepenuhnya kau akan ada
Waktu yang kau berikan merupakan tebusan atas rona-rona yang tak kau katakan
Selebihnya, mereka minta biar perjuangan menjadi kata yang lebih indah dari pujian
Meskipun aku rindu dan galau
Aku tidak pantas mempertanyakan
Bagaimana cara untuk bertahan?
Setidaknya menjaga segaris pola yang mulai bertindihan dengan angan
Jingga itu terus memancar
Karena kesaksian adalah kesaktian
Memberi keyakinan
Dan keraguan bukanlah jawaban
Cinta tidak mempertanyakan.
~NR~ 10 Mei 2016. Untuk suamiku dan cintaku yang akan kutemui saat dapat melampaui batas waktu.




0 comments:
Post a Comment