Showing posts with label novel. Show all posts
Showing posts with label novel. Show all posts

Monday, July 25, 2016

Kasih Sayang Perempuan, Kasih Sang Ibu, Kasih Tanpa Batas

Maryam Bunda Suci Sang Nabi (2014) karya Sibel Eraslan

Pembaca pasti bertanya-tanya, mengapa gambar sekeranjang buah yang menjadi cover di novel ini? Tentu saja, karena Maryam dapat 'menurunkan' makanan dari langit! Bagaimana bisa? Simak sinopsis bukunya dalam review ini.

Maryam Bunda Suci Sang Nabi merupakan novel yang diterjemahkan dari novelis terkenal asal Turki, Sibel Eraslan. Dalam versi Indonesia yang diterbitkan oleh Penerbit Kaysa Media, novel Maryam terbit sebagai seri terakhir dari seri 4 wanita penghuni surga; Khadijah, Fatimah, Asiyah, dan Maryam. Kisah Maryam dituturkan secara fiksional oleh Merzangus kepada istri wali Romawi yang memimpin sidang penyaliban Nabi Isa.

Bagian Kaf
Hanna, istri Imran dan Al-Isya, istri Zakaria merupakan dua bersaudara yang sama-sama dimakan usia dan malang nasibnya merindukan seorang anak. Saat itu, perpecahan di antara para rahib Al-Quds semakin meruncing. Mayoritas rahib memihak pada wali Roma untuk mendapatkan kepentingan politik. Sudah dua tahun perempuan Yahudi dilarang untuk belajar baca-tulis dan pergi ke masjid.

Wednesday, July 20, 2016

Gigih dan Terlatih dengan "Man Jadda Wajada"

Negeri 5 Menara (2012) karya Ahmad Fuadi
source: nesca87.wordpress.com

Menjaring ilmu tidak hanya dilakukan secara alami melalui kehidupan sehari-hari. Ilmu tentang kehidupan telah termaktubkan di dalam kitab-kitab suci yang diwahyukan Tuhan sejak nabi-nabi terdahulu hingga nabi pamungkas, Muhammad SAW, yaitu Al-Quranul Kariim. Memperdalam ilmu agama dan mencari selamat dunia akhirat merupakan buah kesadaran atas manusia yang ingin mengabdi pada Tuhan semata. Perjalanan Alif Fikri dalam menempuh ilmu di pondok pesantren tidak lain merupakan gagasan dari orang tuanya yang melek terhadap agama dan juga ilmu dunia.

Berawal dari keprihatinan sang ibu akan kualitas imam-imam yang ada masa kini, Alif digagas untuk melanjutkan pendidikan ke institusi non formal, yaitu sebuah pondok pesantren. Sang ibu berharap bahwa Alif dapat menjadi imam berkualitas yang dapat memperbaiki kehidupan masyarakat dari sisi dalam dengan pendekatan religi. Masa depan umat manusia dipegang kuncinya oleh para penggerak yang berkemampuan ulung dan berbudi luhur. Ibu Alif melihat bahwa sosok Buya Hamka adalah salah satu referensi yang patut dicetakkan pada pribadi anaknya bahkan sejak Alif masih berusia satu bulan di dalam kandungan. 

Namun, keinginan sang ibu mendapat pertentangan dari Alif sendiri.

Belajar Menyelami Kehidupan Melalui Kota yang Terabaikan


Padang Bulan (2011) karya Andrea Hirata

Padang Bulan merupakan dwilogi pertama Padang Bulan karya Andrea Hirata. Padang Bulan berkisah tentang Ikal dewasa yang sebelumnya telah banyak diceritakan Andrea di dalam tetralogi Laskar Pelangi. Kisah Ikal dimulai dengan perkenalan dengan sahabat-sahabatnya, yaitu Enong dan Detektif M. Nur. Enong merupakan perempuan kecil kelas 6 SD yang harus menjadi tulang punggung keluarga secara tiba-tiba setelah ayahnya meninggal tertimbun pasir di penggalian timah.

Sehari sebelum meninggal, ayah Enong menghadiahi Enong kamus Bahasa Inggris karena tahu Enong sangat terobsesi dengan pelajaran Bahasa Inggris walaupun nanti mungkin juga tidak akan berguna bagi orang-orang yang tiap harinya bermandikan lumpur mencari timah. Enong dan Ikal memiliki ikatan tak terpetakan melalui Bahasa Inggris.

Tanpa disangka Enong menjadi perempuan pertama yang berhasil mendulang timah. Para lelaki pendulang timah yang tak terima dengan keberhasilan Enong membuntutinya menuju tempat menambang di tengah hutan. Enong yang tak sadar bahwa telah dibuntuti tetap asyik dengan aktivitasnya hingga kemudian suara anjing menyalak-nyalak mengepung Enong. Terkaget-kaget karena serangan yang tiba-tiba itu, Enong lari tunggang langgang menyelamatkan diri.